Tampilkan postingan dengan label Budaya Dasar dan Etika Profesi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Budaya Dasar dan Etika Profesi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Juni 2015

Hubungan Etika dan Rimbawan

ETIKA
  • ETHOS : TIMBUL DARI KEBIASAAN
  • ETIKA  : Etika (etiket) adalah kumpulan aturan yang menertibkan dan mengendalikan pergaulan manusia. Dengan mengikuti aturan itu manusia dapat hidup rukun bersama-sama (Ratna Sarumpeat)
  • Etika adalah kumpulan azas / nilai yang berkenaan dengan akhlak
  • Etika adalah sebagai nilai mengenai benar-salah yang dianut oleh masyarakat
  • Etika adalah tatacara dan kebiasaan (adat) yang melekat pada kodrat manusia

PENENGERTIAN RIMBAWAN
Rimbawan (kamus kehutanan 1989) adalah seseoran gyang berkecimpung dalam profesi bidang kehutanan.
Dalam kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) Rimbawan adalah seorang ahli kehutanan dan pecinta hutan.
Perimba : orang yang mencari nafkah di hutan.
Intinya seseorang yang memiliki profesi bidang kehutanan yang menguasai dan memahami ilmu pengetahuan dan teknologi yang diperlukandalam profesi kehutanan (Suhendang, 2002).
Dengan kata lain, rimbawan adalah seseorang yang mempunyai pendidikan kehutanan.

Nilai Dasar Rimbawan
Nilai pada umumnya :
- Jujur, lugas,
- tulus dalam bekerja
- Tanggung jawab
- Adil
Nilai utama bagi rimbawan :
- Ikhlas
- Disiplin
- Visioner
- Peduli
- Kerjasama

Pengakuan Rimbawan di masyarakat
FAKTA :
Hutan adalah satu-satunya unsur yang dapat menahan laju perubahaniklim global dan pemanasan suhu bumi.Kenyataan itu mendorong banyak pihak masuk ke domainhutan dan kehutanan.
Kata-kata "Green" adalah lambang perhatian terhadap hutan.
Sebuah slogan penyelamatanlingkungan bahkan menyerukan "Everyday is Earth Day for Forester". Semua orang ingin menyelamatkan lingkungan, semua orang ingin menjadi rimbawan, everyone wants to be a forester. Ini adalah era Foresterization.
Pertanyaanya :
a. Bagaimana kalau rimbawan tidak mengenak jati dirinya?
b. Sudahkan Rimbawan mampu memakai arti kata rimbawan?

RIMBAWAN CERDAS -PROFESIONAL DAN HUMANIS
DEFINISI PROFESIONAL
UU no 14 th 2005 tentang guru dan dosen menjelaskan. Profesional adalah pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dan menjadi sumber penghasilan penghidupan yang memerlukan KECAKAPAN yang memenuhi STANDAR MUTU ATAU NORMA tertentu serta memerlukanpendidikan profesi.
Djamaludin Suryohadikusumo. Profesi adalah kemampuan teknis untuk mendapatkan penghasilanyang pelaksanaanya dilandasi oleh NORMA.
DEFINISI CERDAS (T. WARDAYA)
Pengertian "cerdas" adalah sebagai kemampuan untuk berpikir secara tepat, dewasa, kritis, reflektif dan berkualitas.
DEFINISI HUMANIS
Humanis sebagai kesediaan untuk melibatkan nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap tindakan maupun berpikir baik sebagai pribadi maupun bagian dari masyarakat.
PERILAKU YANG MENUNJUKKAN CHP (Cerdas Profesional Humanis)


MENGAPA ALAM RUSAK ??
  1. Pola pendekatan manusia terhadap alam (teknokratis)
    Tekne : keterampilan, Krattein : menguasai.......
    Teknokratis : manusia cenderung menguasai alam untuk memenuhi kebutuhan hidup seperti energi, dst.Padahal alam sangat bernilai bagi manusia. Mengapa tidak dilestarikan ?
  2. Sikap manusia terhadap alam dalam pola produksi modern
    a. Paham kapitalis hanya menuntuk laba / keuntungan
    b. Perilaku hidup sehari-hari cenderung tidak ramah terhadap alam.
    Misalnya : menebang hutan tanpa melestarikan, membuang sampah
  3. Perkembangan IPTEKS
    Seharusnya iptek untuk memudahkan manusia memanfaatkan alam dan melestarikan, tetapi malah sebaliknya

ETIKA HUBUNGAN MANUSIA - ALAM
  • Antroposentrisme : adalah etika yang memandang manusia sebagai pusat bagi alam semesta sehingga etika moral hanya berlaku bagi manusia.
  • Boisentrisme : semua makhluk hidup memiliki nilai berharga, seingga perlu kepedulian moral. Oleh karena itu, etika berlaku bagi semua makhluk hidup.
  • Ekosentrisme : etika berlaku lebih luas yaitu meliputi manusia,makhluk hidup, dan ligkungan. Mengapa? Karena ketiganya merupakan satu kesatuan sistem.


ETIKA KEUTANAAM DAN ETIKA WAJIB
  1. Utama : banyak berkaitan dengan perilaku baik dan buruk, buakan benar dan salah (B. Wilkams, 1985). Etika ini menciptakan watak dan kualitas budi pekerti luhur, sikap baik terhadap lingkungan.
  2. Wajib : disebut etika peraturan / peraturan normatif (K. Bernets,2000) yaitu etika yang mengacu pada kewajiban yang mengikat secara mutlak. Misalnya : harus mematuhi aturan tidak boleh membuang sampah, tidak boleh merokok dihutan.

PRINSIP ETIKA LINGKUNGAN 
  • menghormati lingkungan (respect for nature)
    Manusia wajib menghargai hak makhluk hidup untuk berkembang, tumbuh alamiah.
  • Tanggung jawab moral (moral responsibility)
    Alam lilik kita semua, alam bernilai tinggi untk kita. Oleh karena itu, selamatkanlah !
  • Solidaritas kosmis (cosmic solidarity)
    Sikap solidaritas terhadap alam akan berfungsi sebagai pengontrol perilaku manusia dalam memanfaatkan alam.
  • Kasih sayang dan peduli terhadap alam (caring for nature)
    Memuat prinsip satu arah, tidak mengharap balasan
  • Tidak merugikan (no harm)
    Menghindari perilaku yang dapat mengancam eksistensi makhluk hidup, hidupo sederhana dan selaras dengan alam. Memiliki nilai, kualitas, dan cara hidup tidak tamak / rakus dalam memanfaatkan alam.
  • Keadilan
    Adil dalam memanfaatkanalam semesta, sistem sosial yang harus berdampak positif terhadap kelestarian, punya akses dalam menentukan kebijakan dalam pengelolaandan menikmati pemanfaatan.
  • Demokrasi
    Memberikan tempat terhadap perbedaan keanekaragaman pluralisme.
  • Integrasi moral
    Dalam wewenang memuat kepercayaan untuk malaksanakan kebaikan, tidak merugikan pihak lain.

CATATAN PERILAKU
  • Sawit Watch mencatat, setiap tahunnya perusakan hutan menyumbang 20 % emisi gas rumah kaca ke atmosfer, yang menyebabkan semakin parahnya pemanasan global. Faktanya, penanaman sawit seagian besar dilakukan dengan mengubah hutan alam dan lahan gambut. Dan itu justru merupakanbom waktu bagi perubahan iklim.
  • Berapa luas hutan yang diubah menjadi kebun? Tercatat kuran lebih 9 juta HA. Belum termasuk hutan lain.
  • "Hutan di dekat Kampar peninsula merupakan kawasan gambut cukup dalam, ekosistemnya unik. Tetapi saat ini keunikannya terancam karena industri kelapa sawit, dan industri kehutanan untuk produksi pulp dan kertas ", papar Bustar Maitar. (Greenpeace)
  • Perusahaan yang disorot Greenpeace diantaranya adalah perusahaan Sinar Mas Group. Bustar yang berada di atas Kapal Esperanza mangatakan "Kita tidak mengatakan Sinar Mas tidak mempunyai izin. Tapi yang Greenpeace ungkap adalah kemauan moral dari perusahaan untuk mencegah emisi gas rumah kaca memerlukan dukungan moral dari semua pihak termasuk perusahaan. Perubahan iklim terjadi tidak menunggu izin pemerintah."
  • Smentara di Manokwari, apa yang di temukan Greenpeace ?, Bustar mengisahkan : "Di dekat Manokwari kami melihat aktivitas perusahaan Kaltim Hutama dan Centricodi yang masih dalam pengawasan polisimelakukan pemuatan kayudikirim ke luar Papua.

Pengertian Kode Etik
Kode etik profesi merupakan suatu tatanan etika yang telah disepakati oleh uatu kelompok masyarakat tertentu. Kode etik umumnya termasuk dalam norma sosial, namun bila ada kode etik yang memiliki sanksi yang agak berat, maka masuk dalam kategori norma hukum.
Kode etik juga dapat diartikan sebagai pola aturan, tata cara, tanda, pedoman, etis dalam melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan.
Kode etik merupakan pola aturan atau tata cara sebagai pedoman berperilaku. Tujuan kode etik agar profesional memberikan jasa sebaik-baiknya kepada pemakai atau nasabah. Adanya kode etik akan melindungi perbuatan yang tidak profesional.


Fungsi Kode Etik
Fungsi dari kode etik profesi :
  • memberikan pedoman bagi setiap anggota profesi tentang prinsip profesionalitas yang digariskan. Maksudnya bahwa dengan kode etik profesi, pelaksana profesi mampu mengetahui suatu hal yang boleh dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan.
  • Merupakan sarana kontrol sosial bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan. Maksudnya bahwa, etika profesi dapat memberikan suatu pengetahuan kepada masyarakat agar dapat memahami arti pentng profesi, sehingga memungkinkan untuk mengontrol pelaksana lapangan.
  • Kode etik profesi mencegah campur tangan pihak diluar organisasi profesi tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi. Arti tersebut dapat dijelaskan bahwa para pelaksana profesi pada suatu instansi atau perusahaan yang lain tidak boleh mencampuri pelaksanaan profesi.


Kode Etik Rimbawan
  1. Beriman dan bertaqwa kepad Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Menempatkan hutan alam sebagai bagian dari upaya mewujudakan martabat dan integritas bangsa da tengahbangsa-bangsa lain sepanjang jaman.
  3. Menghargai dan melindungi nilai-nilai kemajemukan sumberdaya hutan dan sosial budaya setempat.
  4. Mersikap obyektif dalam melaksanakan segenap aspek kelestarian fungsi ekonomi, ekologi dan sosial hutan secara seimbang dimanapun dan kapanpunbekerja dan berdarma bakti.
  5. Menguasai, meningkatkan, mengembangkan, mengamalkan ilmu dan teknlogi berwawasan lingkungan dan kemasyarakatan yang berkaitan dengan hutan dan kehutanan.
  6. Menjadi pelopor dalam setiap upaya pendidikan dan penyelamatan lingkungan dimanapun dan kapanpun rimbawan berada.
  7. Berperilaku jujur, bersahaja, terbuka, komunikatif, bertanggung gugat, demokratis, adil, ikhlas, mampu bekerjasama dengan semua pihak sebagai upaya dalam mengemban profesinya.
  8. Bersikap tegar, teguh, konsisten dalam melaksanakan segenap bidang gerak yang diembannya, serta memiliki kepekaan, proaktif, tanggap, dinamis dan adaptif terhadap perubahan lingkungan strategis yang mempengaruhi baik di tingkat lokal, nasional, regional dan global.
  9. Mendahulukan kepentingan tugas rimbawan dan kepentingan umum (public interest) saat ini dan generasi yang akan datang, diatas kepentingan-kepantingan lain.
  10. Menjunjung tinngi dan memelihara jiwa korsa rimbawan.
Sember : http://www.dephut.go.id/INFORMASI/INTAG/deklarasi_cangkuang.hrm

Kita sebagai seoran rimbawan harus konsisten dalam melaksanakan kode etik-kode etik tersebut.

Contoh penerapan sanksi kode etik :
Sanksi adat untuk para pelanggar kode etik di masyarakat adat

Berikut adalah buah karya orang-orang beretika :

Pesan dari dosen saya :

Sabtu, 13 Juni 2015

Manusia dan Kebudayaan



MANUSIA DAN KEBUDAYAAN (Sebagai subjek kajian Ilmu Budaya Dasar) 

Pengetahuan Budaya (The Humanities)
  • pengetahuan yang mencakup keahlian cabang ilmu (disiplin) seni dan filsafat.
  • dapat dibagi-bagi lagi kedalam berbagai bidang keahlian lain, seperti seni sastra, seni tari, seni musik, seni rupa dan lain-lain.

Ilmu Budaya Dasar (Basic Humanities
Memahami konsep-konsep untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
Masalah-masalah manusia dan kebudayaan didekati menggunakan pengetahuan budaya (The Humanities)
Kita menggunakan pengertian-pengertan yang berasal dari pengetahuan budaya untuk mengembangkan wawasan pemikiran dan kepekaan tentang masalah-masalah manusia dan kebudayaan.

Pengetahuan Budaya (Humanities)
 -  Manusiawi
 -  Berbudaya dan halus (fefined)
Berkaitan dengan nilai-nilai manusia berbudaya


Ilmu Budaya Dasar (Basic Humanities)
  • tidak untuk mendididk menjadi pakar dalam slah satu bidang keahliandalam pengetahuan budaya.
  • Memahami konsep-konsep tentang masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
  • Usaha mengembangkan kepribadian mahasiswa.

Mengapa manusia perlu berbudaya ?
 -  Supaya dapat hidup yang lebih baik
 -  Memperoleh lingkungan hidup yang lebih serasi (fisik dan sosial budaya)
Kebudayaan (budhayah – bentuk jamak dari budi)
A. Pengertian
  - Secara etimologis berarti budi atau akal
  - Gagasan, perilaku dan hasil karya yang berlaku pada kehidupan masyarakat
  - Berkembang dari kebiasaan atau ilmu pengetahuan
  - Tidak diwariskan (secara biologis) tetapi diperoleh dengan belajar

B. Unsur (universal) kebudayaan
  - bahasa,
  - sistem teknologi,
  - sistem mata pencaharian,
  - organisasi sosial,
  - sistem pengetahuan,
  - religi dan
  - kesenian

C. Sistem Budaya dan Sistem Sosial
Sistem sosial lebih banyak dibahas oleh ilmu sosiologi .Sistem budaya banyak dikaji dalam ilmu budaya.
(1) Sistem budaya
  • bagian dari kebudayaan yang diartiakn sebagai adat-istiadat.
  • adat-istiadat mencakupsistem nilai budaya, sistem norma, norma-norma menurut pranata-pranata yang ada di dalam masyarakat termasuk norma agama.

Fungsi sistem budaya 
Menata dan memantapkan tindakan-tindakan serta tingkah laku manusia.

(2) Sistem sosial
Konsep sistem sosial adalah alat bantu untuk menjelaskan tentang kelompok-kelompok manusia sebagai suatu sistem.
Ada 4 unsur dalam sistem sosial, yaitu :
  1. dua orang atau lebih,
  2. terjadi interaksi diantara mereka,
  3. interaksi selalu bertujuan dan
  4. memiliki struktur, simbol dan harapan-harapan bersama yang dipedomaninya.

Syarat agar sistem sosial dapat berfungsi :
  1. Adaptasi bagi sistem sosial untuk terhadap lingkungannya.
  2. Mencapai tujuan, (bahwa tindakan itu diarahkan pada tujuan-tujuannya).
  3. Integrasi, persyaratan yang berhubungan dengan interelasi antara para anggota dalam sistem sosial.
  4. Pemeliharaan pola-pola tersmbunyi, merupakan konsep latent (tersembunyi) pada titik berhentinya suatu interaksi akibat kejenuhan sehingga tunduk pada sistem sosial lainnya yang mungkin terlibat.


Suatu sistem sosial terdapat 10 unsur yang membentuk kesempurnaan sebagai suatu sistem :

(1) keyakinan,
(2) perasaan,
(3) tujuan sasaran cita-cita,
(4) norma,
(5) kedudukan peranan,
(6) tingkatan,
(7) kekuasaan atau pengaruh,
(8) sanksi,
(9) sarana atau fasilitas, dan
(10) tekanan ketegangan.

D. Makna Sosial
Manusia adlah amkhluk sosial menafsirkan makna-makna objek di alam sadarnya dan memutuskannya bagaimana ia bertindk secara berarti sesuai dengan penafsiran itu.
Bahkan seseorang melakukan sesuatu karena peran sosialnya atau karena kelas soaialnya atau karena sejarah hidupnya.

Tingkah laku manusia memiliki aspek-aspek pokok penting sebagai berikut :
  1. Selalu bertindak sesuai makna dari semua yang ditemui dan dialami, semua unsur kehidupan di dunia ini,
  2. Makna dari suatu barang itu timbul dari hasil interaksi diantara orang seorang,
  3. Selau menafsirkan makna barang-barang tersebut sebelum ia bertindak

E. Perubaha Sosial 
  • Setiap masyarakat pasti mengalami perubahan-perubahan sesuai dimensi ruang dan waktu.
  • Perubahan itu bisa dalam arti sempit, luas, cepat atau lambat.
  • perubahan merupakan proses terus-menerus untuk menuju masyarakat maju atau berkembang


Himes dan More mengemukakan  tiga dimensi perubahan sosial, yaitu :
  1. Dimensi struktural, bentuk struktur masyarakat menyangkut perubahan peran, munculnya peran baru, perubahan dalam struktur kelas sosial dan perubahan dalam lembaga sosial.
  2. Dimensi kultural, seperti adanya penemuan dalam berpikir (ilmu), pembaharuan teknologi, difusi kebudayaan dari luar.
  3. Dimensi interaksional, perubahan hubungan sosial karena perubahan dalam frekuensi, jarak sosial, saluran, aturan-aturan atau pola-pola dan bentuk hubungan.


Jumat, 12 Juni 2015

Profesi dan Etika Profesi



Norma atau kaidah :
Suatu nilai yang mengatur dan memberikan pedoman bagi setiap orang untuk bersikap, bertindak dan berperilaku.
Diwujudkan dalam suatu peraturan dan disepakati bersama.
Norma ada dua macam :

  1. Perintah, keharusan seseorang untuk berbuat sesuatu oleh karena akibatnya dipandang baik
  2. Larangan, keharusan bagi seseorang untuk tidak berbuat sesuatu oleh karenanya dipandang tidak baik.
Norma
adalah untuk memberikan petunjuk kepada manusia bagaimana seseorang harus bertindak dalam masyarakat. Perbuatan-perbuatan mana yang harus dijalankannya dan perbuatan-perbuatan mana yang harus dihindari (Kansil, 1989:81).

Norma dalam pergaulan hidup
 -  norma agama, kesusialaan, kesopanan dan hukum
 -  norma-norma umum (non hukum) dn norma hukum 
 -  norma pribadi dan non pribadi


Profesi
  • suatu hal yang berkaitan dengan bidang tertentu
  • sesuatu yang berkaitan dengan jenis pekerjaan (occupation) yang sangat dipengaruhi oleh pendidikandan keahlian,
  • orang yang bekertja belum tentu diaktakan memiliki profesi yang sesuai.
  • dengan keahlian saja yang diperoleh dari pendidikan kejujuran juga belum cukup untuk menyatakan suatu pekerjaan dapat disebut profesi.
Perlu penguasaan sistematis yang mendasari praktek pelaksanaan,
Penguasaan teknik intelektual yang merupakan hubungan antara teori dan penerapan dalam praktek.

Etika Profesi
Berkaitan dengan bidang pekerjaan yang telah dilakukan seseorang sangatlah perlu untuk menjaga profesi dikalngan masyarakat atau terhadap konsumen (klien atau objek).
Dengan kata lain orientasi utama profesi adalah untuk kepentingan masyarakat dengan menggunakan keahian yang similiki.
Akan tetapi tanpa disertai suatu kesadaran diri yang tinggi, profesi dapat dengan mudahnya disalahgunakan oleh seseorang.
Sehingga perlu pemahaman atas etika profesi dengan memahami kode etik profesi.

Kode Etik Profesi
Kode etik profesi merupakan sarana untuk membantu pelakasana seseorang yang profesional supaya tidak dapat merusak etika profesi.

Ada tiga hal pokok yang merupakan fungsi dari kode etik profesi : 
  1. Kode etik profesi memberikan pedonam bagi setiap anggota profesi tentang prinsip profesionalitas yang digariskan.
    tahu apa yang boleh dan yang tidak boleh dilakukan
  2. Kode etik profesi merupakan sarana kontrol sosial bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan.
    dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang arti penting suatu profesi, agar ada kontrol sosial.
  3. mncegah campur tangan pihak diluar organisasi profesi tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi.
    para pelaksana profesi pada usatu instansi atau perusahaan yang lain tidak boleh mencampuri pelaksanaan profesi dialin instansi atau perusahaan.

Penyalahgunaan profesi
Dalam bidang komputer sering terjadi penyalahgunaan profesi (penjahat berdasi)
orang ayng menyalahgunakan profesinya dengan cara penipuan kartu kredit, cek, kejahatan dalam bidang komputer lainnya (cracker dan bukan hacker)
Hacker adalah membangun sedangkan cracker merusak.
  • Banyak orang yang mempunyai profesi tetapi tidak tahu apapun tidak sadar bahwa ada kode Etik dalam profesi.
  • Mereka tidak lagi bertujuan untuk menolong kepentingan masyarakat, tapi sebaliknya masyarakat merasa dirugikan oleh orang yang menyalahgunakan profesi.


Kesimpulan
  • Kesadaran itu penting dan lebih penting lagi kesadaran itu timbul dari diri kita masing-masing yang sebentar lagi akan menjadi pelaksana profesi.
  • Selalu memahami dengan baik atas Etika Profesi yang membangun dan bukan untuk merugikan orang lain.

Kamis, 11 Juni 2015

Kepribadian



Mata kuliah Ilmu Budaya Dasar adalah usaha untuk memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah budaya.

Dua masalah sebagai pertimbanganuntuk mementukan lingkup Ilmu Budaya Dasar :
-  Masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya                 (Humanity)
-  Hakikat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya.


Manusia menempati posisi sentral dalam pengkajian
-  Manusia Tidak saja sebagai subjek akan tetapi sekaligus objek pengkajian,
-  Bagaimana hubungan manusia dengan alam sesama manusia, dirinya sendiri, nilai-nilai manusia dan
-  Bagaimana pula hubungan manusia dengan Tuhan menjadi sentral dalam Ilmu Budaya Dasar.


KEPRIBADIAN
Susunan unsur-unsur akal dan jiwa yang menentukan perbedaan pola tingkah laku dari setiap individu manusia.
Kelakuan manusia tidak hanya dipengaruhi oleh kepribadian tetapi ditentukan oleh akal dan jiwanya (berbeda-beda setiap orang).

Manusia sebagai satu kepribadian mengendung :
  • Unsur ID, merupakan kepribadian yang paling primitif dan paling tidak nampak,
  • EGO, berperan dalam menghubungkan energi ID dalam saluran sosial yang dapat dimengerti orang lain.
  • SUPER EGO, terbentuk dari lingkungan eksternal merupakan kesatuan standar normal.

Unsur Kepribadian 
  • Pengetahuan, yaitu adanya unsur-unsur yang mengisi akal dan jiwa seseorangsecara sadar dan nyata dalam otaknya.
  • Perasaan, seorang akan merasakan sesuatu yang terjadi pada dirinya dengan melelui pengetahuannya apakah dalam keadaan positif atau negatif.
  • Naluri, atau dorongan kesadaran manusia yang tidak ditimbulkan karena dipengaruhi oleh pengetahuannya, tetapi karena memang sudah terkandung di dalam tatanannya.

Faktor-faktor pembentuk kepribadian
Warisan biologi (herditas)
-  bersumber genetik (intelegensia dan kematangan)
Warisan lingkungan 
-  iklim, topografi, SDA yang mempengaruhi keribadian
-  menyebabkan perbedann perilaku
Warisan sosial dan kebudayaan
-  introduksi/perubahan kebudayaan
Pengalaman kelompok
-  perilaku kelompok
Pengalaman unik
-  pengalaman tidak komulatif tetep menyatu


Sifat dasar 'Rasa ingin tahu'

Octavio Paz (pujangga Meksiko).
Manusia adalah insan yang suka bertanya. (Kita sudah mulai bertanya sejak kita kecil)
Bahkan sejarah manusia boleh dikatakan sebagai rangkaian tanya jawab (rasa ingin tahu) yang dirumuskan manusia.
Rasa ingin tahu sebagai sifat dasar
 -  Manusia selalu memiliki hasrat ingin mengetahui dan ingin mengerti
 -  Tapi ada peribahasa (Barat) 'kucing terbunuh karena rasa ingin tahunya'
 -  Artinya rasa ingin tahu itu dapat berbahaya jika tidak disalurkan dengan sepatutnya

Manfaat ingin tahu :
 - Manusia semankin mengerti dirinya sendiri
 - Manusia dapat mengetahui kebenaran
Rasa ingin tahu..... Hasilnya ?
Kepuasan (takjub)
 - asal-usul kehidupan
 - fanomena alam
 - mengapa anda di kelas ini

masalah (bahkan bencana)
 - panasnya api, bahkan listrik
- ajaran ghaib

Mengapa harus selektif ?
-  Pengetahuan tidak diinginkan karena berbahaya
-  Tapi ada pengetahuan yang memang tidak berbahaya namun sebenarnya tidak berguna dan tidak perlu

Dalam sejarah keidupannya, manusia selalu berusaha untuk mencari kebenaran (tentang alam semesta yang ditempatinya).
Rasa ingin tahu itu akan membuka jalan pikiran manusia untuk menyelesaikan masalah (solusi) yang ada pada benak mereka.

Keinginan memperoleh kebenaran
Usaha mencari kebenaran adalah sebuah proses (dapat dalam waktu panjang).
Proses rasa ingin tahu itu kemudianmenjadi proses dalam ilmu pengetahuan.
Apa yang diperoleh dapat dipertanggungjawabkan sebagai sebuah kebenaran.



Mitos (pseudo-science) itu dapat diterima oleh masyarakat karena :
  1. Keterbatasan pengetahuan yang disebabkan karena keterbatasan penginderaan baik langsung maupun dengan alat.
  2. Keterbatasan penalaran manusia pada masa itu.
  3. Hasrat ingin tahunya terpenuhi.

Rabu, 10 Juni 2015

Pengertian Ilmu Budaya Dasar



Ilmu Budaya Dasar ?
-  Penggenti istilah Basic Humanities
-  Berasal dari istilah Humanities
-  (Latin humanus = manusiawi, berbudaya, halus)
-  The Humanities = Pengetahuan Budaya.

The humanities Pengetahuan Budaya ?

  • Disiplin-disiplin akademik yang dipelajari budaya manusia,
  • gunakan metode analitikal, kritikal dan spekulatif
  • Mempunyai elemen sejarah tertentu yang berbeda dari pendekatan-pendekatan impiris umumnya (ilmu-ilmu tentang alam)

The Humanities ?
Mencakup keahlian cabang ilmu (seni dan filsafat)
Keahlian tersebut dapat dibagi lagi menjadi berbagai keahlian (misalnya : seni)
Mengandung pengetahuan dasar dan pengetahuan umum (konsep-konsep)

Mata kuliah Ilmu Budaya Dasar (Basic Humanities) ?
  • Usaha untuk memberikan pengetahuan dasar dan pengetahuan umum (konsep-konsep humanities) untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan budaya (kehidupan)
  • Tidak mendidik menjadi ahli dalam salah satu disiplin yang termasuk dalam Ilmu Pengetahuan Budaya (The Humanities)

Kuliah Ilmu Budaya Dasar Basic Humanities ?
Mengembangkan wawasan pemikiran dan kepekaan dalam mengkaji masalah-masalah manusia dan budaya menggunakan pengertian-pengertian dari berbagai bidang Pengetahuan Budaya (Filsafat, seni, sejarah, teologi).

Ilmu Budaya Dasar (Basic Humanities) ?
Usaha (salah satu) untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa
Dengan cara perluas wawasan pemikiran dan kemampuan kritikal terhadap nilai-nilai budaya yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya maupun dirinya sendiri

Usaha lain?
Mata kuliah-mata kuliah dalam MKDU

Apa yang diharapkan ?
Mahasiswa dapat meperlihatkan :
  1. Minat dan kebiasaan menyelidiki apa-apa yang terjadi di sekitarnya, diluar lingkungan dan menelaah apa yang dikerjakan sendiri dan mengapa
  2. Kesadaran akan pola-pola nilai yang dianutnya dan bagaimana hubungan nilai-nilai itu dengan cara hidupnya
  3. keberanian moral untuk mempertahankan nlai-nilai yang dirasakan sudah diterimanya dengan penuh tanggung jawab
  4. Keberanian menolak nilai-nilai yang tidak dibenarkan


Yang ingin dicapai :
  • Bangun kepekaanterhadap lingkungan budaya, sehingga mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru.
  • Perluas pandangan kemanusiaan dan budaya (lebih kritis) 
  • Memiliki rasa nasionalisme yang tinggi
  • Wahana komunikasi agar mampu berdialog satu sama lain.

Lingkum Ilmu Budaya Dasar :
Ditentukan berdasarkan 2 masalah pokok :
  • Masalah kehidupan seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya (didekati menggunakan pengetahuan budaya)
  • Hakekat manusia yang satu (Universal) namun berbeda-beda dalam ekspresinya (ungkapan perasaan, tingkah laku dsb).
    Perbedaan terjadi akibat perbedaan ruang, tempat, waktu, proses adaptasi, keadaan sosial budaya, lingkungan alam.

Hakikat manusia
Manusia?
-  Kumpulan partikel yang membentuk jaringan sistem (kimiawi)
-  Kumpulan sistem fisik
-  Makhluk hidup
-  Homo-economicus
-  Makhluk sosial


Unsur manusia terdiri dari :
Jasad : bentuk nyata manusia yang nampak pada luarnya,
Hayat : unsur hidup yang ditandai dengan tumbuh dan bergerak
Ruh    : bimbingan dan pimpinan Tuhan, daya yang bekerja secara spiritual dan memahami kebenaran
Nafs   : kesadaran tentang diri sendiri

Etika, Profesi dan Etika Profesi



Berperilaku dalam masyarakat
  • Manusia itu makhluk sosial (bermasyarakat)
  • Terlibat pergaulan antar manusia / dalam masyarakat
  • Semua ingin senang, tentram, tenang, tidak terganggu dan tidak mengganggu

Apa berprilaku benar itu ?
  • Memenuhi / mengikuti cara yang benar
  • Memenuhi / mengikuti / standar ukuran / nilai yang benar
  • Bertujuan baik
Intulah perilaku yang beretika


Apa etika itu ?
-  Panduan berbuat
-  Rambu-rambu / pengaturan
-  Sebagai yang ideal (yang ingin dicapai)

Bagaimana pengatuhnya terhadap hidup kita ?
-  Faktanya kita lakukan rangkaian perilaku sehari-hari (hidup)
-  Etika memberikan orientasi bagaimana kita menjalani hidup
-  Etika membantu kita untuk mengambil keputusan dan bertindak

Dimana ? Dalamsemua sisi kehidupan


Apa kaitannya dengan moralitas ?
  • Sistem nilai dan rambu-rambu hidup bermasyarakat disebut moralitas
  • Jadi, apa bedanya moralitas dan etika?
  • Moralitas : memperkarakan apa itu baik, apa itu jelek, apa itu benar, apa itu salah
    Etika : rambu-rambu pilihan antara :
    -  yang baik dan yang (juga) baik,
    -  yang benar dan yang juga benar,
    -  dan yang baik dan yang benar

Etika sebagai Ilmu
  • Ilmu tentang perbuatan baik dan buruk manusia, sejauh yang dapat difahami oleh fikiran manusia.
  • Tujuan untuk memperoleh konsep yang sama tentang penilaianbaik dan uruk bagi semua manusia (dalam waktu dan ruang tertentu).

Apa beda baik dan buruk ?
Baik   : bila mendatangkan rahmat senangberikan perasaan senang / bahagia
Buruk : segal ayng tercela bertentangan dengan norma yang berlaku

Penilaian
Menurut : 
-  agama
-  adat kebiasaan
-  intuisi
-  evolusi
-  dll


Pengertian Etika (etimologi)
-  berasal dari bahasa Yunani adalah "ethos", yang berarti watak kesusilaan atau adat kebiasaan (custom)
-  berkaitan erat dengan moral, istilah adi bahasa latin, yaitu "mos" (mires) yang berarti juga adat kebiasaan


Pengertian Ilmiah ?
Merupakan prinsip-prinsip moral
Pedonam perilaku
Ilmu watak manusia yang ideal dan prinsip-prinsip moral
Merupakan ilmu mengenai suatu kewajiban


Etis secara ilmiah
Manusia disebut etis

Manusia secara utuh dan menyeluruh mampu memenuhi hajat hidupnya dalam rangka asas keseimbangan antara :
-  kepentingan pribadi dengan pihak lainnya,
-  rohani dengan jasmaninya,
-  sebagai makhluk berdiri sendiri dengan penciptanya.


Etika Deskriptif
  • nilai dan perilaku manusia sebagai suatu fakta yang terkait dengan situasi dan realitas yang membudaya (apa adanya)
  • telaah kritis dan rasional tenteng sikap dan perilaku manusia, serta apa yang dikejar oleh setiap orang dalam hidupnya (sebagai sesuatu yang bernilai)


Etika Normatif
Etika yang menetapkan berbagai sikap dan perilaku ideal dan seharusnya dimiliki / dilakukan manusia 
Merupakan norma-norma yang dapat menuntun agar manusia bertindak secara baik dan menghindarkan hal-hal yang buruk



Norma dan Kadah
Norma-norma atau kaidah :
-  nilai yang mengatur dan memberikan pedoman atau patokan untuk bersikap tindak dan berperilaku
-  standar yang harus di taati atau dipatuhi


Dua macam norma (menurut isinya)
  1. Perintah, yang merupakan keharusan bagi seseorang untuk berbuat sesuatu oleh karena akibatnya dipandang baik.
  2. Larangan, yang merupakan keharusan bagi seseorang untuk tidak berbuat sesuatu oleh karena akibatnya dipandang tidak baik

Norma dalam pergaulan hidup :
-  norma agama, kesusilaan, kesopanan dan hukum
-  norma-norma umum (non hukum) dan norma hukum
-  norma pribadi dan antar pribadi